Thursday, June 23, 2016

Penemuan di Kazakhstan


road crossing kazakhstan geoglyphs 01road crossing kazakhstan geoglyphs 02


Geoglyphs Kazakhstan Ashutasti Ring


Geoglyphs Kazakhstan Big Ashutastinsky Cross


Geoglyphs Kazakhstan Bestamskoe Ring


Geoglyphs Kazakhstan Turgay Dumbbells

Penemuan Ratusan Geoglyphs Yang Misterius di Kazakhstan

kazakhstan_geoglyphs header
Add caption
Para arkeolog telah menemukan dan menyelidiki sebanyak 263 simbol misterius di Kazakhstan yang disebut sebagai “http://www.pokerpelangi.poker/?ref=budi213”. Simbol misterius ini awalnya ditemukan pada tahun 2007 lalu hanya melalui aplikasi Google Earth oleh Dmitriy Dey.
Dmitriy Dey adalah seorang ahli ekonomi yang menyukai arkeologi asal Kazakhstan. Geoglyphs ini pertama kali dia dilaporkan ke komunitas ilmiah pada tahun 2014 lalu dan hasil temuannya ini langsung menyedot perhatian dunia arkeologi.
Awalnya ia menelusuri di Google Earth untuk mencari piramida dan konfigurasi yang sama di Kazakhstan. Namun ketika itu ia menemukan sesuatu yang aneh: sebuah pola geometris yang sangat besar dan memanjang lebih dari 900 kaki persegi di tanah Kazakhstan.
Minatnya terusik, Dmitriy Dey menghabiskan waktu meneliti hingga setahun ke depannya dan menemukan lebih dari 260 formasi misterius ini. Beberapa diantaranya, formasi ini terdiri dari bentuk kotak, salib, garis, swastika dan cincin yang telah “diukir” cekung ke dalam permukaan tanah atau dibangun dengan gundukan pasir atau batu kerikil.
Tapi sampai hari ini, tidak jelas apa maksud simbol atau pola ini, dan mengapa mereka dibangun. Akhirnya NASA telah merilis foto-foto satelit dari beberapa simbol kepada umum, menandakan awal dari keterlibatan mereka dalam penyelidikan.
Dmitriy Dey
Dmitriy Dey berfoto dengan salah satu Geoglyph di Kazakhstan yang berbentuk gundukan tanah dilatarbelakangnya.
Kapan Geoglyphs Kazakhstan Dibentuk?
Kazakhstan geoglyphs, dijelaskan dalam sebuah konferensi arkeologi di Istanbul dan dilaporkan oleh Live Science tahun 2014 lalu, memiliki ukuran 90-400 meter (295 – 1.312 kaki), lebih panjang dari pesawat komersial.
Simbol-simbol yang terukir di tanah terdiri dari berbagai bentuk geometris, termasuk kotak, salib, cincin dan swastika. Pada zaman kuno, Swastika adalah desain umum tanpa nada politik, yang berarti kejayaan dan kesejahteraan. Meskipun swastika diciptakan dari kayu, sebagian besar geoglyphs dibentuk di tanah.
Menggunakan teknik yang disebut Optically Stimulated Luminescence (OSL), para arkeolog baru dapat menemukan bahwa struktur tersebut dibentuk mulai sekitar 2800 tahun yang lalu.
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/3e/Kazakhstan_(orthographic_projection).svg/553px-Kazakhstan_(orthographic_projection).svg.png
Kazakhstan
Geoglyph-geoglyph ini dibangun pada awal “zaman besi” di Kazakhstan, ketika alat besi dan senjata secara bertahap diganti dengan bahan yang terbuat dari perunggu, kata arkeolog Andrew Logvin dan Irina Shevnina, keduanya berasal dari Qostanay University di Kazakhstan.
Para astronot yang berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional dapat mencoba mengambil gambar geoglyphs, Melissa Higgins, ahli ilmu bumi dan remote sensing scientist dari NASA.
Higgins mengatakan dalam sebuah percakapan telepon dengan Live Science. Astronot mampu mengambil gambar tergantung pada jadwal mereka, dan elevasi matahari akan memungkinkan mereka untuk mengambil foto dari geoglyphs.
Sebuah laporan New York Times memperkirakankan usia geoglyphs Kazakhstan mencapai 8.000 tahun, yang membuat mereka lebih tua dibanding geoglyphs lainnya, termasuk Garis Nazca yang terkenal Peru, yang berusia antara 200 SM dan 500 M.
Namun setelah publikasi itu, tiga arkeolog melakukan penelitian yaitu Logvin, Shevnina dan Giedre Motuzaite Matuzeviciute dari Universitas Vilnius di Lithuania menampik laporan itu, dan mengatakan usia geoglyphs tidak begitu lama.
Klaim bahwa usia simbol-simbol tersebut mencapai 8.000 tahun “tidak didukung oleh bukti sama sekali,” kata Matuzeviciute. Teknik OSL yang tim gunakan “memberi hasil 800 SM dan tidak ada selain itu,” katanya.
kazakhstan geoglyphs map
Add caption
The Times pun telah membuat penjelasan klarifikasi bahwa cerita geoglyphs yang berusia 8.000 tahun tidak datang dari para arkeolog yang melakukan penelitian melainkan dari “laporan ilmiah terpisah yang menghubungkan artefak dari budaya Mahandzhar (7000 SM hingga 5000 SM) ke tokoh lainnya, menunjukkan usia hampir 8.000 tahun yang lalu, tertua dari yang lain”. Namun, The Times tidak menunjukkan siapa yang menulis laporan atau pun dimana laporan tersebut diterbitkan.
Sejauh ini, para arkeolog dapat mengkonfirmasi keberadaan 60 geoglyphs dari ratusan yang ditemukan oleh Dmitriy Dey. Mereka menduga akan lebih banyak lagi yang ditemukan, tetapi mereka belum menemukan 260 dari desain geoglyphs lain, seperti yang dilansir The Times, kata Logvin dan Shevnina.
Logvin dan Shevnina mengungkapkan meskipun tujuan dari geoglyphs tidak diketahui, penggalian di geoglyphs telah menghasilkan sisa-sisa struktur dan tungku yang mungkin telah digunakan sebagai tempat-tempat suci. Mereka juga mencatat bahwa geoglyphs mungkin telah digunakan oleh suku-suku untuk menandai wilayah.
Logvin dan Shevnina mengatakan bahwa, awal tahun ini, mereka menerima hibah dari Kementerian Ilmu Pengetahuan Kazakhstan untuk membantu penelitian mereka.
Beberapa nama sudah diberikan untuk Geoglyphs Kazakhstan
Geoglyphs Kazakhstan kini dikenal juga sebagai The Steppe Geoglyphs yang terdiri dari sejumlah konstruksi pada permukaan tanah sejak zaman Neolitik di wilayah Turgay Trough di Turgai, Kazakhstan bagian utara. Setidaknya ada 260 dari pekerjaan tanah tersebut.
Dari ratusan Geoglyphs Kazakhstan, beberapa diantaranya sudah diberi nama sebagai identifikasi, diantaranya:
  • Ushtogaysky Square (Ushtogaysky), (kcordinat 50°49′58.6″N 65°19′34.5″E) yang terdiri dari bulatan-bulatan yang tersambung dan berbentuk kotak dengan dua garis lurus memanjang dari tiap sudutnya membentuk silang di dalamnya, berada di dekat kota Troitsk, distrik Amangeldi, Kostanai, Orsk. Panjang sisi persegi 284 meter. Luas 8 hektar, 25% persegi berupa tumpukan seperti piramida. Terdeteksi tahun 2007.
Geoglyphs Kazakhstan Ushtogay Square (Ushtogaysky)
Panjang sisi persegi 284 meter. Luas 8 hektar, 25% persegi berupa tumpukan seperti piramida. Terdeteksi tahun 2007.
  • Turgay Swastika (Turgay triradial swastika), (koordinat 50°06′09.9″N 65°21′40.9″E), yang berbentuk swastika dengan tiga radial, berada setengah mil di sebelah timur dari kota Urpek, di distrik Amangeldi, daerah Kostanay. Geoglyphs Turgey Swastika ini merupakan sebuah tanggul berbentuk tiga swastika radial dengan diameter 94 meter. Di sisi kanan atas dari objek yang terletak tujuh gundukan berupa cekungan rendah dengan diameter yang berbeda antara 15-33 meter. Di sebelah kiri terdapat garis adalah rute jalan dan disebrangnya terdapat Geoglyphs Dumbbell. Ditemukan pada tahun 2007.
Geoglyphs Kazakhstan Turgay Swastika (Turgay triradial swastika)
Add caption
  • Turgay Dumbbells, (koordinat 50°06′07.6″N 65°21′24.9″E) berbentuk panjang yang letaknya bersebelahan di bagian barat dari Turgay triradial swastika dengan jarak hanya sekitar 400 – 500 meter dan masih berada dekat kota Urpek, di distrik Amangeldi, daerah Kostanay. Obyek yang juga diberi nama Bnaruzhen ini ditemukan pada tahun 2007.
  • Bestamskoe Ring(koordinat -), berupa bulatan-bulatan yang sambung menyambung membentuk sebuah lingkaran seperti cincin.
  • Cross Ashtasti, (koordinat -) sama seperti bentuk geoglyph silang lainnya terdiri dari berupa bulatan-bulatan yang membentuk dua garis menyilang seperti tanda ‘plus’ atau salib yang berukuran besar.

Geoglyphs Kazakhstan Big Cross
Selain geoglyphs diatas beberapa diantaranya yang juga besar dan belum terfoto, adalah:
  • Ekedyn Cross
  • Kyzyloba Line
  • Koga Cross
  • Shili Square
Salah satu geoglyphs di Kazakhstan yang diberi nama The Steppe Geoglyphs, diperkirakan telah dibangun untuk melacak gerakan matahari. Gambar arsip dari NASA telah menambah penelitian yang lebih luas yang dilakukan oleh Dmitriy Dey dalam laporannya pada sebuah kuliah dalam aplikasi PowerPoint yang sudah diterjemahkan dari bahasa Rusia ke bahasa Inggris.
Desain misterius ini lebih dari sekedar artefak yang menarik. Mereka juga memaksa peneliti untuk menguji kembali apa yang mereka ketahui tentang awal kaum pengembara Nomaden.
Selain itu, terlihat pula ada banyak geoglyphs yang “terpotong” oleh jalan antar kota di daerah tersebut. Walau beberapa objek geoglyphs itu dipotong oleh struktur jalanan, namun tetap terlihat sisanya. Beberapa diantaranya dapat dilihat pada gambar satelit berikut (klik untuk memperbesar):
Pada tanggal 10 November, 2015, dalam database milik Dmitriy Dey, tercatat telah ada 263 objek Geoglyphs. Beberapa diantaranya berbentuk:
  • Geoglyphs geometris Kurganoobraznye (Ushtogaysky square, crosses, lines, rings / kotak, silang, garis, cincin) sebanyak 58 buah.
  • Geoglyphs triradial swastika, sebanyak 2 buah.
  • Caravanserai gated (Shiliysky Novonaurzumsky and squares), sebanyak 2 buah.
  • Barrow with “mustache” (Timbunan tanah dengan “kumis”), sebanyak 91 buah.
  • The ring structure with two ditches (Struktur cincin dengan dua parit) sebanyak 110 buah.
Sementara itu Dr. Clarkson di New York Times menulis, “Gagasan bahwa pemburu Nomaden bisa mengumpulkan jumlah orang yang diperlukan untuk melakukan seperti sebuah proyek skala besar untuk menciptakan Geoglyph Kazakhstan, menyebabkan arkeolog harus memikirkan kembali sifat dan waktu sebuah organisasi manusia dengan skala besar dan canggih dikala itu sebagai salah satu suku yang mendahului dan menetap sebagai masyarakat yang beradab”. (sumber: NASA / The Times / Wikipedia / The New York Times)http://www.pokerpelangi.poker/?ref=budi213

Tuesday, June 21, 2016

mengungkap sosok iblis valas di conjuring 2

Sahabat aneh didunia apakah diantara kalian sudah ada yang menonton film The Conjuring 2? Jika sudah kalian pasti telah melihat sosok hantu wanita berpakaian biarawati yang kini tengah jadi perbincangan hangat di kalangan pecinta film horor. Dalam film arahan sutradara James Wan yang merupakan kelanjutan dari kisah Ed dan Lorraine Waren yang tengah berusaha membantu sebuah keluarga di Inggris. Ed dan Lorraine melakukan perjalanan ke kota Einfield, Inggris untuk membantu seorang gadis kecil bernama Janet yang tengah menjadi target dari niat jahat dari sesosok hantu yang bernama Bill. Bill sendiri merupakan seorang kakek tua yang meningggal dalam kesendirianya di rumah yang kemudian di tinggali oleh Peggy Hudson serta putra dan putrinya yang salah satunya adalah Janet Hudson.
Menguak Sosok Valak, Iblis jahat Yang Muncul Dalam Film The Conjuring 2
Namun setelah tiba di rumah keluarga Hudson ini Eda dan Lorraine menemukan sebuah fakta lain bahwa ternyata Bill bukan satu-satunya arwah yang mengganggu Janet. Di belakang Bill terdapat sosok lain dengan kekuatan yang jauh lebih hitam dan kejam, yaitu salah satu sosok Iblis terkuat yang berasal dari neraka. Dalam film Conjuring 2 sosok Valak di gambarkan sebagai seorang hantu biarawati wanita yang berwajah sangat menyeramkan. Selain di gambarkan sebagai sosok yang sangat menyeramkan Valak juga memiliki niat untuk membunuh yang sangat tinggi, terutama terhadap Janet dan suami dari Lorraine yaitu Ed Warren, walaupun pada akhirnya berhasil di usir kembali ke neraka oleh Lorrain Warren.
Menguak Sosok Valak, Iblis jahat Yang Muncul Dalam Film The Conjuring 2
Tapi sahabat anehdidunia tahukah kalian jika sosok Valak atau juga di kenal dengan nama Vala yang digambarkan oleh sutradara James Wan dalam film The Conjuring 2 sangatlah berbeda dengan Iblis Valak yang namanya seringkali di sebut dalam dalam literatur kuno seperti Dictionnaire Infernal, Pseudomonarchia Deamonum, dan Book of Goetia.
Menguak Sosok Valak, Iblis jahat Yang Muncul Dalam Film The Conjuring 2
Dalam beberapa literatur kuno tersebut Valak digambarkan sebagai salah satu pemimpin besar yang menguasai neraka. Ia merupakan seorang komandan yang memimpin 30 legiun pasukan Iblis. Dalam setiap penampakanya Valak selalu di gambarkan dalam sesosok anak kecil bersayap yang menunggangi seekor naga berkepala dua. Tapi meskipun terkesan lucu, jangan tertipu dengan penampilanya ini, karena sejatinya valak merupakan salah satu Iblis terkuat dalam keluarganya.
Menguak Sosok Valak, Iblis jahat Yang Muncul Dalam Film The Conjuring 2
Jadi jika begitu maka kenapa sutradara James Wan menggambarkan sosok Valak dalam film Conjuring 2 sebagai seorang hantu biarawati wanita, sebuah wujud yang tentunya jauh berbeda dengan Sosok asli Valak. Padahal karakter Valak sudah sangat terkenal dalam dunia magis di negara barat. Tentu akan banyak yang menyadari perbedaan yang sangat mencolok ini. Untuk menjawabnya beberapa pengamat paranormal mencoba memberikan penjelasan bahwa karakter Iblis Valak dalam film Conjuring 2 tersebut lebih mirip dengan sosok Beezlebub yang memiliki julukan Demon of Flies (Iblis Pembawa Bencana). Sosok Iblis Beezlebub juga di kenal dengan nama lain Ba'al Azabab dalam literatur Arab ini merupakan sosok yang sangat terkenal dan sering muncul dalam film-film barat yang mengangkat tema Eksorsisme.
Menguak Sosok Valak, Iblis jahat Yang Muncul Dalam Film The Conjuring 2